Menyusun Kritik Sastra Kutipan Novel Laskar Pelangi
TUGAS III
BAHASA INDONESIA
“Menyusun Kritik
Sastra”
OLEH:
RIFIRZA DE NIRO
NIS 18.0337
SMA NEGERI 2 KEC.
HARAU (BOARDING SCHOOL)
DINAS PENDIDIKAN
PROVINSI SUMATERA BARAT
2021
MENYUSUN KRITIK
SASTRA
Waktu
Pelaksanaan : 27 Januari 2021
Sumber/Referensi : Buku Paket Kelas XII
Halaman : 200-204
Kutipan novel Laskar Pelangi, penulis menggunakan bahasa dan diksi yang mudah dipahami serta sering dijumpai dalam kehidupan,
sehingga pembaca tak cepat merasa bosan dalam membaca karya tersebut. Selain dari penggunaan bahasa yang mudah
dipahami, jalan cerita yang disajikan pun tak membuat pembaca harus berpikir
lebih keras dalam membaca cerita tersebut. Pemilihan tokoh dan karakter dari
cerita tersebut juga sesuai dengan tempat di mana cerita itu terjadi.
Nilai dan norma yang terdapat di
dalam novel ini begitu dijunjung oleh penulis, diantaranya nilai agama dan
norma sosial yang begitu terasa disetiap peristiwa yang disajikan oleh penulis.
Penulis begitu cerdik dalam menyisipkan
kejadian-kejadian yang mengandung pengajaran kedua nilai tersebut, tanpa
membuat peristiwa tersebut memang sengaja disiapkan untuk kedua pengajaran
tersebut.
Penggunaan bahasa yang biasa
digunakan atau dijumpai dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi bumerang tersendiri
bagi penulis dan karyanya, karena bagi sebagian pembaca yang memiliki jiwa
sastra yang tinggi, membaca karya sastra tersebut akan terasa sangat
membosankan. Selain itu, jalan cerita yang mudah ditebak bagi sebagian pembaca,
dapat mengurangi ketertarikan pembaca dalam membaca karya tersebut, dan juga
penulis seakan lupa menyebutkan kapan waktu terjadinya peristiwa tersebut
secara rinci. Belum lagi penulis juga memasukan bahasa daerah yang taka da
penjelasan nya, sehingga pembaca harus memikirkan maksud dari kalimat tersebut.
Komentar
Posting Komentar